Pertemuan 13 Aplikasi Komputer

17 Jun

Halaman 474

Point 1 : Buka file Hello_world_ch5.accdb

point 2 : Gunakan Report tool untuk membuat report berdasarkan Expense Report Query (qryExpenseReport) simpan dengan nama Expense Summary

Klik qryExpenseReport -> Create -> Report

2

 

gunakan Report Wizzard untuk membuat sebuah laporan menggunakan Marketing Campaigns dan Task Tables. Gabungkan report berdasarkan field negara

Klik Create -> Reports Wizard.

Pilih Table Marketing Campaigns dan Tasks, dan pilih field yang akan dimasukan kedalam report.
4 Klik Next, dan set field Country untuk menjadi group records.
7Klik Next -> Next

Klik Next -> input nama report ->Finish.

 

point 2

Buat sebuah report dalam layout view yang mencakup field dari tabel marketing campaigns dan campaign expenses. terapkan stacked layout ke report. pindahkan ke design view dan sisipkan header dan footer pada report tambahkan judul dan tanggal ke headernya.

Klik Create ->Blank Report.

Pilih field yang akan ditampilkan
8
Pada menu design view klik kanan dan klik Report Header/Footer

di header kita bisa menambahkan textbox dan kita isikan nama laporan, atau mungkin ingin menambahkan logo pada laporan serta sisipkan tanggal

9

10

sehingga tampilannya pada menu view maka akan seperti ini11

Page 482

Halaman 482

Buka kembali file Hello_World_ch5.accdb

pilih aspect theme untuk report dengan cara klik file -> options -> client setting kemudian klik browse dan pilih aspect klik ok

20

pilih Expense Summary_2 report klik design view klik totals -> sum pada saat kursor berada pada field amount spent

22

klik view , maka hasilnya akan seperti ini

23

klik view , maka hasilnya akan seperti ini

Point 4 : Pada design view di property sheet.pilih Auto_Header(), dan ganti menjadi Expense Summary.

25

 

Tampilannya setelah diganti dengan auto header26

Halaman 485

Point 1 : ubah the report dari tabular menjadi stacked layout.

Open in layout view.

Klik Report -> Layout view ->Arrange -> pilih stacked

31

maka tampilannya akan berubah menjadi seperti di bawah ini33

Point 3 : set  control margins menjadi None dan control padding menjadi Narrow.

Pada Arrange tab
34 36
sekian tutorial ini, mohon maaf kalau banyak ang kurang jelas

Pertemuan 12 Aplikasi Komputer

10 Jun

Halaman 450

Point 1 : gunakan Simple Query Wizard untuk membuat sebuah query menggunakan semua field dalam tabel Campaign Expenses. dalam wizzard, pilih optionuntuk melihat informasi.

create -> Query Wizard -> Simple Query Wizard -> Ok.

Pilih semua field  CampaignExpenses tabel -> Next.

Pilih Detail (shows every field of every record) -> Next.

Pilih “Open the query to view information” -> Finish

Point 2 :Buka CampaignExpenses query dalam mode Design view. tetapkan kriteria pada AmountSpent field menjadi view only records yang mana value pada field ini lebih besar dari 500

buka CampaignExpenses Query dalam design view.

Tambah kriteria terhadap AmountSpent ketik >500 kemudian Run4

Tampilanya maka akan seperti ini, amount yang dimunculkan adalah yang lebih besar dari 500
3

Halaman 454

Point 1

Buka Tasks query dengan Design View, munculkan table dialog box,dan tambahkan MarketingCampaigns table ke  query.

Tasks query (design view) -> show table

Add MarketingCampaigns.

test

Point 2 : from the MarketingCampaigns table, add the Country field to the query, and then run the query to see the results.

Untuk menambahkan field Country pada query, klik dua kali pada field country.

c4_3

klik Run.maka akan ada field country

5 6

 

Halaman 457

Point 1

Buka TaskAssignments query dalam Design view, dan buat perubahan seperti dibawah ini. Run query setelah masing-masing perubahan sehingga kita bisa melihat bagaimana dampaknya terhadap hasil query

Tasks table,tambah fields TaskName, Description, StartDate, and DueDate.

Hide field Task ID.

Sortir query berdasarkan StartDate field (ascending)

untuk hide field tertentu misalnya taskID maka tinggal uncheck show

8

.

Halaman 460

Point 1

Buka query CampaignExpenseSummary dalam Design view. tambah Total row, dan summarize AmountSpent field dengan menggunakan Sum function, Min function, and Max function.

11

tampilan

10

 

Halaman 465

Buka ExpenseReport query, buat sebuah field yang menghitung berapa banyak budget campaign.

tambahkan field baru CampaignBudgetRemains  pada MarketingCampaigns untuk menyimpan hasil kalkulasi sisa budget. Setelah itu tambahkan field tersebut pada query design. Baru kita tambahkan expression untuk mengambil sisa budget dengan cara :

Select field CampaignBudgetRemains :

tekan Shift+F2. Lalu isikan
test3

Lalu Run

 

Pertemuan 11 Aplikasi Komputer

3 Jun

Page 421

Add a hyperlink control to the form. Set up the hyperlink so that it sends a message to your e-mail address.

  • Klik kanan pada form, lalu pilih design view.
  • Pilih hyperlink control yang terdapat pada menu Design (group controls). Sehingga akan muncul seperti gambar berikut ini :

c3_1

  • Lalu pilih Ok. Setelah itu kita hanya perlu sesuaikan posisinya, seperti :

c3_2

Add a subform control to the form that display the CampaignExpenses table.

  • Add subform/subreport.

c3_3

  • Setelah itu akan muncul SubForm Wizard, karena CampaignExpenses belum memiliki form. Maka kita pilih saja use existing table and queries, lalu next.

c3_4

  • Pilih table CampainExpensis, dan tentukan field apa saja yang akan kita gunakan.

c3_5

  • Berikutnya, kita perlu mendefinisikan field mana yang akan menjadi penghubung antara main form dan subform.

c3_6

  • Langkah terakhir, finish. Dengan begitu subform CampaignExpenses berhasil ditambahkan.

c3_7

Page 426

Open the Campaign Information form in Design View. Use the commands in the Sizing & Ordering group to align the labels to the left and to resize the text boxes so that they match the size of narrowest one. Use the spacing options on the Size/Space menu to apply equal vertical space between the controls.

c3_8

Bisa dilihat tampilan layout Campaign Information masih belum teratur. Sekarang kita akan coba menyusunnya dengan langkah-langkah berikut ini :

  • Select semua label dan text box (ctrl+click) setelah itu pada tab Arrange pilih Align pada Menu Group sizing & ordering. Pilih left.
  • Resize setiap text box agar ukurannya sama antara satu dengan yang lainnya.
  • Untuk mengatur space. Select semua label dan text box (ctrl+click) lalu pada tab Arrange pilih equal vertical (Size/Space menu).

Setelah disesuaikan, tampilkan menjadi :

c3_9

Open the Marketing Materials form in Layout view. Insert a new column to the right, and then add the fields Headline, Presentation, and Sales Kit. Adjust the margins and the control padding so that both are set to Medium.

Untuk menambahkan kolom baru di sebelah kanan, select label paling kanan. Setelah itu pada tab Arrange, lalu pilih Insert Right (Rows & Columns). Setelah itu tambahkan kolom Headline, Presentation, dan Sales Kit beserta dengan text boxnya.

Pada tab Design, tambahkan field Headline, Presentation, dan Sales Kit pada Add existing fields. Setelah itu set control source pada text box properties dengan nama masing-masing filed.

c3_12

Untuk mengatur margins dan padding ke Medium. Maka lakukan :

c3_10

Setelah itu maka form akan terlihat seperti :

c3_13

Pertemuan 10

29 Apr

Halaman 359

Point 1

Buka file Hellow_World_ch2.accdb. dalam mode design view buatlah sebuah tabel bernama Task dengan rincian seperti dibawah ini

c2_2

Buat sebuah table validation rule yang memerlukan tanggal dari yang tebaru hingga terlama dan kemudian tanggal dimulai.

Tab create, table design. Lalu buatlah table Tasks dengan field-field yang sudah ditentukan di atas, sebaiknya kita juga menentukan primary key terhadap TaskID, caranya adalah dengan klik kanan pada kolom paling kiri pada baris pertama seperti berikut :

c2_1

Setelah itu save table dengan nama Tasks.

Pada properety sheet di bagian kanan, tentukan validation rule sebagai berikut :

c2_3

Point 2

gunakaan lookup wizard untuk membuat a lookup field yang berhubungan

  1. Bukan table pada design view.
  2. Pilih Lookup wizard pada combobox Data type field Status.
  3. Setelah muncul dialog Lookup Wizard, pilih “I want the lookup field to get values from another table or query”-> Next.
  4. Pilih table Status -> Next.
  5. Pilih field status ->Next.
  6. Pada langkah berikutnya, kita isikan sort order berdasarkan field status (ascending). -> next -> Finish.

Dengan begitu kita berhasil membuat lookup field terhadap table status.

c2_4

Page 369

Point 1 : Open the Tasks table you created in the practice tasks for section 2.1 in Datasheet view, and insert the fields DependentTasks and TimeSpent. Set the data types for both fields to Number.

c2_5

Point 2 : For the TimeSpent field, set the Required property to Yes.

Pada Tasks table open in design view, lalu pada general properties set required menjadi “Yes”.

Halaman 377

Point 1 : Buka CampaignExpenses. sortir data dalam tabel secara berurutan dengan menggunakan  Description field, kemudian  hapus sortiran tersebut

Double click terhadap CampaignExpenses, lalu select column Description. Setelah itu pada tab Home, pilih ascending (terdapat pada group Sort & Filter).

Untuk remove the sort, pilih remove sort pada group Sort & Filter.

Point 2 : Filter the ExpenseType field to show only records the equal the value “Travel”.

Open table in datasheet view, lalu filter records ExpenseType dengan cara berikut ini :

c2_6

[Pertemuan 9] Pengenalan dan pembuatan database ms.access 2010

22 Apr

Hai, ini postingan pertama diluar kimia yang biasa kita bahas sebelumnya, blog ini juga kedepannya akan berisi informasi mengenai aplikasi komputer dan algoritma pemrograman dan jangan tanya kenapa😀

Oke untuk saat ini saya akan sedikit membahas mengenai Ms.Access 2010 dan tutorial sederhana mengenai bagaimana cara membuat database pada Ms.Acces 2010.

Point 1 Hal 330

Buat sebuah database menggunakan marketing projects sample template default bawaan dari Ms.Access 2010.

Klik File -> New

Klik icon Buat Marketing Projects dan klik Create

3

Nanti tampilan defaultnya akan seperti ini, jika muncul tulisan security warning klik Enable Content

Kita bisa create dan save database sebagai sampel dan akan kita coba encrypt dengan password di point berikutnya

4

Point 2

Buka database yang dibuat sebelumnya menggunakan exclusive use, dan buat  password.

Klik Open -> Pilih Exclusive Use dan pilih file database yang akan diberi password

7

Klik icon dengan tulisan Encrypt with password8

setelah itu akan muncul kotak dialog silahkan masukan password dan ketik ulang password di kolom verify9

Point 3

buka kotak dialog Access Options dan cobalah menggunakan menu pada database yang dipakai sekarang seperti menambahkan judul atau membuka dan menutup database untuk menunjukkan bahwa ms.access dapat melakukan hal ini secara otomatis

seperti biasa klik File -> Options -> Current Database

nah anda bisa mencoba memasukkan application tittle dan bisa men-set form apa yang akan muncul saat kita open database tersebut contohnya kita masukka application tittle : marketing projects dan display form yang menunya tampil secara dropdown kita pilih misalnya menampilkan vebdor details. Klik OK kemudian untuk melihatnya kita harus close terlebih dahulu databasenya kemudian kita open kembali.

22

 

Maka saat database tersebut dibuka kembali maka judul paling atas akan berganti menjadi marketing projects yang asalnya (Marketing Projects 1 : bla bla bla) dan saat pertama kali dibuka muncul form vendor details seperti yang terlihat di gambar bawah ini. (note : sebelumnya saya masukan data di table vendor makan akan muncul seperti ini)

27

Point 4

Lakukan percobaan dengan menggunakan fitur editing pada access options pada Clients Setting misalnya ketika kita mengisi table saat kita klik enter maka kursor akan berpindah ke field berikutnya, nah kita akan coba set saat kita klik enter maka cursor akan berpindah ke bawah atau data baru (tidak kesamping)

Klik File -> Options -> Client Options pilih Next record dibawah move after enter kemudian klik Ok

setelah itu close kembali database untuk menerapkan perubahan dan open kembali maka pergerakan kursor akan kebawah tidak kesamping saat ditekan enter.

26

point 5

run perintah compact and repair yang berfunsi untuk memperbaiki database salahsatunya.

ke File -> Info -> compact and repair command

28

point 6

simpan database di lokasi default dan buat template baru di own category

klik File -> Save & Publish -> Save Database As -> Template

32

 

Isikan form create new template untuk database yang akan disimpan sebagai template klik OK33

 

Halaman 338

Point 1

Buka database file Hello_World.accdb dari folder latihan Chapter 1 : HelloWorld.accdb tampilannya akan seperti ini

13

Point 2

Klik File -> Options maka akan muncul kotak dialog Access Options

Klik Current Database kemudian centang checkbox Perform name Autocorrect dan Log name Autocorrect changes. Klik OK untuk menyimpan settingan

12

Halaman 346

Point 1

Buat new page di Backstage view, buat database kosong. berinama database ApplicationPartsTest.accdb.

  1. Pada New tab, pilih Blank database.
  2. Pada box File Name yang terdapat disebelah kanan, isikan nama database ApplicationPartsTest.accdb.
  3. Klik Create.

Point 2

Buat dialog form dan message box (MsgBox) form dari menu create. kemudian insert juga insert comment table. kemudian klik kanan pada table dan klik save

 

Validasi Metode Analisa

6 Feb

chemistry

Sudah lama tidak posting disini, maklum aja telalu banyak berkutat dilaboratorium, dikepung bahan-bahan kimia dan obat-obatan, derita sebagai analis riset dan pengembangan (bahasa kerennya R&D) di sebuah perusahan farmasi.
Ya, dari dulu rejekinya selalu dapet di dunia farmasi meski pengennya ke pertambangan😀 tapi karena perempuan banyak yang harus diertimbangkan apalagi kekhawatiran orangtua.

Jadi saya kefikiran mau share kerjaan apa aja yang dikerjain analis riset dan pengembangan alias research and development. Intinya bagian riset ini sangat penting untuk melakukan inovasi suatu produk, pengembangan menjadi lebih baik dengan tujuan mendapatkan produk yang kualitasnya baik, mencari alternatif formula yang lebih mudah, kalau saya sih merangkap juga ngerjain stabilitas obat, validasi metoda, validasi bahan baku, validasi obat jadi.
Apa itu validasi, bisa dikatakan ini juga hal yang penting apalagi di industri farmasi, kita harus memastikan bahwa metode analisa benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan, industri farmasi sendiri menggunakan banyak referensi seperti Farmakope Indonesia (FI), United States Pharmacopeia (USP), Pharmacopeia of China, British Farmacopeia dan banyak lagi semuanya dijabarkan dari pengenalan zat aktif, cara analisa bahan baku maupun obat jadi, pembuatan reagen, spesifikasi dan syarat dari obat-obatan dan banyak lagi.
Metode yang berada di referensi tersebut tidak sepenuhnya bisa diaplikasikan, terkadang dibutuhkan perubahan, nah analis riset ini melakukan Trial metoda dengan acuan referensi tersebut untuk mendapatkan hasil analisa yang ideal, maka dari itu validasi amat sangat diperlukan. Validasi sendiri banyak point-point yang dikerjakan diantaranya linieritas, akurasi, presisi, robustness, selektifitas.

Setelah melakukan validasi dan sudah disetujui, maka akan dilakukan transfer metoda analisa, maksudnya jika dalam perusahaan farmasi ada bagian yang berhubungan dengan analisa dalam kasus ini adalh QC (Quality Control) maka transfer perlu dilakukan sebelum metoda tersebut bisa digunakan oleh bagian terkait.

Kalau penjelasannya kurang jelas maaf ya, ini sekedar keisengan saja, next mungkin akan saya bahas mengenai instrument atau alat-alat yang digunakan, prosedur analisa tapi nanti lagi😀

Oksigen (Golongan VIA) Pembahasan Sifat, Contoh Senyawa dan Pembuatannya

3 Mar

Hai, kali ini saya akan bahas mengenai oksigen, sebelumnya saya pernah membahas materi ini tapi karena ada satu “masalah” yang akhirnya membuat postingan saya disini pada hilang. Sebelumnya jika ada salah kata atau teori, silahkan berikan kritik dan masukan di komentar🙂.

Oksigen itu merupakan unsur penyusun udara yang jumlahnya melimpah karena 21% dari volume atau 23% dari massa udara penyusunnya adalah oksigen.

Asal muasal oksigen ini adalah penemuan Joseph Priestley yang mengarahkan sinar matahari pada Raksa (II) Oksida sehingga mengurai membentuk air raksa dan gas oksigen.

Menurut Lavoiser bertambahnya massa logam yang dibakar diudara dikarenakan logam tersebut mengikat oksigen. Nama Oksigen itu sendiri diberikan oleh Lavoiser berdasarkan dugaan bahwa unsur tersebut terdapat dalam semua asam (Oksigen = pembentuk asam).

Oksigen dikenal dalam dua bentuk alotrop yaitu dioksigen (O2) dan trioksigen (O3).

Nah dibawah ini pembahasan masing-masing karakteristiknya :

A. Karakteristik dioksigen
1. Gas tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. Berwarna biru pada fasa padat dan cair serta bersifat paramagnetik.
2. Oksigen cair mendidih pada suhu -188 derajat celcius dan membeku pada -218 derajat celcius. Suhu kritisnya -118 derajat celcius
3. Merupakan gas yang sangat reaktif bereaksi dengan hampir semua unsur kecuali gas mulia
4. Daya larut rendah yaitu 5 gram per 100 mL pada 0 derajat celcius
5. Bersifat oksidator dengan membentuk O2 dalam reaksinya.
6. Senyawa oksigen paling banyak terdapat dengan biloks -2. Senyawa oksigen dengan biloks -1, +1 dan +2 berhasil ditemukan. Adapun senyawa peroksida adalah senyawa dengan oksigen yang memiliki biloks -1.
7. Molekul dioksigen yang bersifat diamagnetik doperoleh dari reaksi antara hidrogen peroksida dengan natrium hipoklorit

B. Karakteristik Ozon
1. Gas berwarna biru tua
2. Memiliki titik didih -112 derajat celcius dan bersifat diamagnetik
3. Memiliki struktur bengkok V dengan sudut ikatan 117 derajat.
4. Bersifat racun sangat kuat (konsentrasi maksimum yang diizinkan 0,1 ppm)
5. Dihasilkan pada daerah bertegangan tinggi seperti pada alat fotokopi dan printer laser.
6. Ozon adalah oksidator yang sangat kuat lebih kuat dari oksigen.

Pada lapisan troposfer, Ozon terbentuk secara tidak langsung dari pembakaran bahan bakar fosil serta berpotensi menjadi smog (smoke and fog) fotokimia. Dan penipisan ozon terjadi di lapisan stratosfer (15-50 km diatas permukaan bumi) akibar reaksi berantai antara 1 atom oksigen dari molekul O3 berikatan dengan atom Cl yang berasal dari CFC membentuk radikal bebas ClO dan reaksi ini dapat merusak sampai 100.000 molekul O3 per atom Cl (nah sudah jelas ya kenapa CFC amat berpengaruh pada kerusakan lapisan udara)

Dampak yang ditimbulkan dari penipisan ozon yaitu meningkatnya intensitas radiasi ultraviolet (UV-B) yang bisa mencapai permukaan bumi (next mungkin nanti akan saya bahas bahaya paparan sinar ultraviolet ini).

Pembuatan Oksigen yaitu dengan destilasi bagian udara cair udara kering yang terdiri dari (78% volume N dan 21% volume O, sisanya Ar, CO2 serta gas lainnya) udara tersebut kemudian disaring untuk dipisahkan dari debu. Udara bersih lalu dikompresikan (semacam diberi tekanan) selanjutnya proses pendinginan, pada tahap ini air dan CO2 sudah membeku dan dapat dipisahkan. Setelah melalui menara pendingin, udara kemudian diekspansikan ke pipa yang lebih besar sehingga suhu turun lagi dan sebagian udara akan mencair. Nah udara yang belum mencair diproses lagi dan masuk ke kompresor, setelah itu udara cair didestilasi untuk memisahkan oksigen dan nitrogen.

Udah dulu ya, nanti kalau ada yang kurang-kurang saya update lagi🙂