Validasi Metode Analisa

6 Feb

chemistry

Sudah lama tidak posting disini, maklum aja telalu banyak berkutat dilaboratorium, dikepung bahan-bahan kimia dan obat-obatan, derita sebagai analis riset dan pengembangan (bahasa kerennya R&D) di sebuah perusahan farmasi.
Ya, dari dulu rejekinya selalu dapet di dunia farmasi meski pengennya ke pertambangan😀 tapi karena perempuan banyak yang harus diertimbangkan apalagi kekhawatiran orangtua.

Jadi saya kefikiran mau share kerjaan apa aja yang dikerjain analis riset dan pengembangan alias research and development. Intinya bagian riset ini sangat penting untuk melakukan inovasi suatu produk, pengembangan menjadi lebih baik dengan tujuan mendapatkan produk yang kualitasnya baik, mencari alternatif formula yang lebih mudah, kalau saya sih merangkap juga ngerjain stabilitas obat, validasi metoda, validasi bahan baku, validasi obat jadi.
Apa itu validasi, bisa dikatakan ini juga hal yang penting apalagi di industri farmasi, kita harus memastikan bahwa metode analisa benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan, industri farmasi sendiri menggunakan banyak referensi seperti Farmakope Indonesia (FI), United States Pharmacopeia (USP), Pharmacopeia of China, British Farmacopeia dan banyak lagi semuanya dijabarkan dari pengenalan zat aktif, cara analisa bahan baku maupun obat jadi, pembuatan reagen, spesifikasi dan syarat dari obat-obatan dan banyak lagi.
Metode yang berada di referensi tersebut tidak sepenuhnya bisa diaplikasikan, terkadang dibutuhkan perubahan, nah analis riset ini melakukan Trial metoda dengan acuan referensi tersebut untuk mendapatkan hasil analisa yang ideal, maka dari itu validasi amat sangat diperlukan. Validasi sendiri banyak point-point yang dikerjakan diantaranya linieritas, akurasi, presisi, robustness, selektifitas.

Setelah melakukan validasi dan sudah disetujui, maka akan dilakukan transfer metoda analisa, maksudnya jika dalam perusahaan farmasi ada bagian yang berhubungan dengan analisa dalam kasus ini adalh QC (Quality Control) maka transfer perlu dilakukan sebelum metoda tersebut bisa digunakan oleh bagian terkait.

Kalau penjelasannya kurang jelas maaf ya, ini sekedar keisengan saja, next mungkin akan saya bahas mengenai instrument atau alat-alat yang digunakan, prosedur analisa tapi nanti lagi😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: