Penentuan Kadar Abu Pada Bahan Makanan Secara Gravimetri

14 May

cawan porselain cawan penguapan cawan kadar air abu
Sebelumnya baca terlebih dahulu mengenai Penentuan Kadar Air Pada Bahan Makanan Secara Gravimetri
Kadar Abu :

Cawan dari penetapan air dipanaskan dengan api kecil sampai isinya hangus. Pada pemanasan ini harus berhati-hati karena dapat terjadi letupan-letupan kecil sebagai akibat adanya garam dapur (sifat garam dapur bila dipanaskan akan terjadi letupan-letupan)
pemanasan sedikit dibesarkan (jangan terlalu besar karena NaCl dapat memercik) sampai isinya putih, dinginkan dan timbang seperti pada pengerjaan kadar air. Lakukan pekerjaan ini hingga diperoleh berat yang konstan.

Perhitungan : ((Berat cawan+residu) – berat cawan konstan kosong) x 100 %

Sebagai abu sulfat : untuk beberapa contoh bahan makanan (yang memiliki kandungan garam yang tinggi) seperti kecap, ikan asin dll. untuk penetapan kadar abunya terlebih dahulu ditetapkan sebagai abu sulfat dengan cara
ditimbang 3-5 gram sampel ditambah 5 mL H2SO4 pekat (penambahan dengan hati-hati), dipanaskan dengan api kecil hingga berhenti mengeluarkan asap putih, dipanaskan dan dipijarkan sampai bebas karbon (sampai menjadi abu). Dinginkan dan masukkan ke dalam eksikator kemudia ditimbang. Lakukan pemijaran, pendinginan dan penimbangan berulang kali hingga diperoleh berat yang konstan.

perhitungan
kadar abu sulfat = berat abu sulfat / berat sampel x 100 %

kadar abu = 8/9 x kadar abu sulfat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: